Published On: Thu, Dec 12th, 2013

Kementerian Lingkungan Hidup Serahkan Penghargaan PROPER 2012-2013

Administratur PT Sari Aditya Loka-1 Cahyo Kurniawan menerima penghargaan PROPER Hijau dari Menteri KLH Prof. Dr. Balthasar Kambuaya

Administratur PT Sari Aditya Loka-1 Cahyo Kurniawan menerima penghargaan PROPER Hijau dari Menteri KLH Prof. Dr. Balthasar Kambuaya

Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup memberikan penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) periode 2012-2013 kepada sejumlah perusahaan. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Prof. Dr. Balthasar Kambuaya di Jakarta pada 10 Desember 2013.

Dalam periode ini, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama institusi lingkungan hidup provinsi di seluruh Indonesia mengawasi kinerja pengelolaan lingkungan 1.812 perusahaan. Jumlah ini meningkat 38% dibandingkan periode sebelumnya sebanyak 1.317 perusahaan yang meliputi sektor manufaktur, pertambangan, energi dan migas, agroindustri serta sektor kawasan dan jasa. Untuk penilaian dilakukan kerjasama dekonsentrasi menjadi 30 provinsi serta diperkenalkan Mekanisme Penilaian Mandiri (MPM/Self Assesment). Kriteria MPM adalah perusahaan yang mendapatkan peringkat biru tiga kali berturut-turut atau mendapat peringkat hijau/emas pada periode sebelumnya (2011-2012).

PROPER merupakan salah satu program unggulan KLH berupa kegiatan pengawasan dan pemberian insentif dan/atau disinsentifkepada penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan. β€œPenghargaan PROPER bertujuan untuk mendorong perusahaan untuk taat terhadap peraturan lingkungan hidup dan mencapai keunggulan lingkungan (environmental excellency),” kata Menteri LH Balthasar Kambuaya.

Kriteria Penilaian PROPER tercantum dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor 06 tahun 2013 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Secara umum peringkat kinerja PROPER dibedakan menjadi 5 warna yakni Emas, Hijau, Biru, Merah dan Hitam. Kriteria ketaatan berperingkat: Biru, Merah dan Hitam. Sedangkan kriteria penilaian aspek lebih dari yang dipersyaratkan (beyond compliance) adalah Hijau dan Emas.

Dari 1812 perusahaan yang dinilai, 20 perusahaan tidak diumumkan peringkatnya karena perusahaan sedang dalam proses penegakan hukum dan tidak beroperasi. Tingkat ketaatan periode 2012 -2013 secara umum mencapai 65% mengalami sedikit penurunan dibanding tahun kemarin yang mencapai 69%. Hal ini disebabkan adanya penambahan peserta baru sebanyak 38 % dibanding tahun sebelumnya. Pada periode penilaian tahun 2012 – 2013 ini, terdapat 12 perusahaan mendapat peringkat Emas.

Adapun perusahaan mendapat peringkat Hitam karena tidak memiliki dokumen lingkungan, tidak melakukan kewajiban pemantauan air limbah dan emisi yang dihasilkannya serta pengelolaan limbah B3 yang tidak sesuai dengan peraturan. Perusahaan-perusahaan tersebut akan ditindaklanjuti dengan proses penegakan hukum lingkungan. Deputi Bidang Penaatan Hukum Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup telah menindaklanjuti 79 perusahaan peringkat hitam tahun 2011 – 2012.

 

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Kementerian Lingkungan Hidup Serahkan Penghargaan PROPER 2012-2013